Thursday, 9 June 2016

Resume modul jaringan dasar semester 2 KB 11,13,15,17,dan19

Kegiatan Belajar 11 :
 Peralatan Jaringan

Ada beberapa peralatan yang digunakan dalam jaringan, peralatan ini sering
digunakan di dalam perkantoran dan perusahan besar. Peralatan ini adalah :
1.    Network Interface Card

2.    PCMCIA Network Interface Card









3.    Modem

4.    HUB/Switch

5.    Bridge
   
6.    Router
   
7.    Crimping Tools
   


Kegiatan Belajar 13 :
Sistem Operasi Windows Server

SISTEM OPERASI WINDOWS SERVER
Sistem operasi (sering disebut OS) adalah perangkat lunak yang bertugas untuk
melakukan kontrol,manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar
sistem dan memberikan kemudahan penggunaan komputer ke pemakai. Sistem
operasi ini mengontrol penyimpanan data, masuk,keluar dari satu perangkat ke
perangkat lainnya. Secara umum, Sistem operasi merupakan perangkat lunak
pertama di tempatkan oleh komputer dalam memorinya saat komputer
dinyalakan atau di hidupkan.Setelah Sistem Operasi berjalan dengan baik, baru
kemudian perangkat-perangkat lunak lain dijalankan. Semua perangkat lunak
yang di jalankan akan mendapat layanan dari sistem operasi, seperti akses disk,
manajemen memori, skeduling task, dan multitasking.
Windows Server adalah merek dagang untuk sistem operasi server
yang dirilis oleh Microsoft Corporation. Nama ini telah digunakan untuk rilis
software berikut :
􀁸 Windows 2000 Server, rilis yang dibuat berdasarkan Windows 2000
􀁸 Windows Server 2003, rilis Windows Server yang beredar sebelum Windows
Server 2008
􀁸 Windows Server 2008, rilis Windows Server yang sedang diedarkan oleh
Microsoft
􀁸 Windows Server 7, rilis Windows Server selanjutnya
􀁸 Windows Small Business Server, sistem operasi Windows Server untuk
kalangan bisnis kelas-kecil
􀁸 Windows Essential Business Server, produk yang serupa dengan Small
Business Server, tapi untuk kalangan bisnis kelas-menengah
􀁸 Windows Home Server, produk server untuk kalangan rumahan dengan fitur :
file sharing dan streaming, backup otomatis dan remote access.

Kegiatan Belajar 15 :
SISTEM OPERASI UNIX SERVER
Pengertian UNIX
UNIX adalah sistem operasi yang mula-mula dikembangkan oleh suatu kelompok
di AT & T pada laboatorium Bell.Linkungan Unix dan model program client-server menunjukkan bahwa Unix lebih dikembangkan sebaga sistem operasi yang kuat di jaringan komputer dari
pada sistem operasi untuk computer persona

Pengertian dan Jenis Server
Server adalah komputer yang berfungsi untuk melayani, membatasi, dan
mengontrol akses terhadap client-client dan sumber daya pada suatu jaringan
komputer. Server didukung spesifikasi/kemampuan hardware yang besar (berbeda
dengan komputer biasa), server juga menggunakan sistem operasi khusus, yang
disebut sebagai sistem operasi jaringan.
Sejarah unix
Ken thompson dari laboratorium bell membuat versi awaldari unix dengan nama
unics (Uni plexed information and computing servicess) suatu nama yang di
pengaruhi
oleh sistem opersi pendahulunya.MULtTICS (multifexed information and computing
services) multics sendiri juga di ciptakan olek Ken Thompson dengan rekan2xnya
versi pertama unix di selesaikan pada tahun 1969,din tulis dengan bahasab rakitan
(assembly) pada komputer PDR 7 C sebuah komputer pengeluaran digital equipment
corporation. pada tahun 1973 Ken Thompson danb Denis Ritche menulis ulang
kernel bagian inti dari sistam v nix denaga bahasa C perkembangan inilah yang
membuat unix kini dapat di terapkan pada berbagai mesi , mengingat (adalah bahasa
yang mengingat portabel mudah di pindahkan). pemakaian unix pada mesin lain di
mulai pada tahun 1976/1977 saat itu Denis Ritce dan Stephen Johnson berhasil
memindahkan sistem unix ke sistem interdata 8/32 hal inilah yang menjasdi tambak
sejarah yang menunjukan keportabilitasan unix
Ciri-ciri Sistem UNIX
Sistem multiuser : sejumlah pemakai dapat menggunakan sistem secara
bersamaan
Sistem multitasking : kemampuan sistem operasi yang memungkinkan seseorang
dapat melaksanakan tugas pada saat bersamaan
Sistem portable : sistem Unix mudah diadaptasikan ke sistem komputer yang lain
Sistem directory berhirarki UNIX : memungkinkan pemakai mengorganisasikan
informasi atau data dalam bentuk yang mudah untuk diingat dan diakses
Program di UNIX
Pada implementasinya UNIX dirancang bersifat modular, ada sejumlah modul
program yang menyusun sistem UNIX
Program yang ada di UNIX dapat dikategorikan menjadi 2 golongan :
Sistem Unix dasar dan Produk pihak ke tiga
Sistem Unix dasar terbagi menjadi 3 bagian program, ditambah program aplikasi
yaitu:
Utilitas , Shell danKernel
Program aplikasi adalah program yg dibuat oleh pihak ketiga yang biasanya dijual
secara terpisah dari sistem UNIX
Utilitas : Program yang disediakan sistem Unix untuk melaksanakan tugas tertentu,
misalnya untuk Mengirimkan berita, Menyunting berita , Melakukan perhitungan dan
Memanipulasi file
Kernel : inti dari sistem Unix yang mengontrol perangkat keras dan melaksanakan
berbagai tugas, antara lain Mengendalikan akses terhadap komputer , Manajemen
sistem file dan penanganan sekuriti ,Pelayanan operasi output dan input, Manajemen
dan penjadwalan proses ,Manajemen memori komputer
Shell adalah Penterjemah pada sistem Unix yang merupakan jembatan antara
pemakai dan system unix
Beberapa sifat dan keistimewaan UNIX :
1. Portabilitas
Sistem UNIX mudah diadaptasikan ke system komputer yang lain
2. Multiuser
Sejumlah pemakai (user) dapat menggunakan istem secara bersamaan dan berbagi
sumber seperti penggunaa printer, disk, dll.
3. Multitasking
Kemampuan system operasi yang memungkinkan seseorang dapat melaksanakan
beberapa tugas pada saat yang bersamaan
4. Sistem File Hirarkikal
Pengorganisasian informasi atau data dalam bentuk yang mudah untuk diingat dan
Diakses
Jenis Jaringan Berbasis UNIX
a.    UUCP Unix to Unix CoPy
b.    TCP atau IP (Transmission Control Protocol / Internet Protokol)
c.    NFS (Network File System) dan RPC (Remote Procedure Call)
d.    NCS -- Network Computing System

Kegiatan Belajar 17 :
 Membangun Jaringan Lokal

Konsep Jaringan Komputer
Computer Network atau jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer
yang dihubungkan melalui media fisik dan software yang memfasilitasi komunikasi antara komputer-komputer tersebut. Masing-masing komputer terhubung melalui media
fisik dengan menggunakan kartu jaringan (Network Interface Card = NIC). Bila jaringan komputer cukup banyak yang menempati suatu area lokal, maka jaringan ini dinamakan jaringan komputer lokal (Local Area Network = LAN).
Konsep Client Server
Jaringan client atau server adalah jaringan dimana komputer client bertugas
melakukan permintaan data dan server bertugas melayani permintaan tersebut.
Client
User akan membuat permintaan melalui software client. Aplikasi ini berfungsi :
􀂃 Memberikan interface bagi user untuk melakukan tugas
􀂃 Format request data ke bentuk yang dapat dimengerti oleh server
􀂃 Menampilkan hasil yang diminta pada layar.
Server
Jaringan client atau server, server khusus digunakan untuk pemrosesan,
penyimpanan dan manajemen data. Server bertugas menerima request dari client,
mengolahnya dan mengirimkan kembali hasilnya ke client.
Media Transmisi
Selain NIC media fisik yang digunakan dalam jaringan adalah kabel, dimana
kabel ini digunakan sebagai media transmisi. Media transmisi disini dapat berupa :
􀁩 Twisted Pair
􀁩 Kabel Coaxial
􀁩 Serat Optik
LOCAL AREA NETWORK
Jaringankomputer lokal menghubungkan peralatan yang terbatas pada area geografi yang kecil. LAN menjangkau area lokal yang telah ditentukan, seperti ruang kantor, satu bangunan atau sekelompok bangunan. Alasan lain pengimplementasian LAN adalah untuk membagi sumber-sumber hardware dan software diantara pemakai jaringan. LAN juga memungkinkan pemakai untuk bersama-sama menggunakan software dan data yang dihasilkan
oleh software.
Sifat-sifat LAN :
1.    Fleksibilitas (Keluwesan)
2.    Kecepatan
3.   Reliabilitas (Keandalan)
4. Hardware dan Software yang digunakan bersama-sama
5. Interface Transparansi
6. Adaptability (Kemampuan menyesuaikan diri)
7. Akses ke LAN lain atau WAN
8. Keamanan
9. Pengelolaan Terpusat
10. Kepemilikan Pribadi
Komponen LAN :
Ada dua hal utama yang harus dipertimbangkan ketika merencanakan atau
memasang LAN, yaitu komponen hardware jaringan dan software jaringan

Topologi Jaringan :
Sebuah LAN dapat diimplementasikan dengan berbagai macam topologi,
adapun topologi tersebut adalah :
a. Topologi Bus
Topologi ini umumnya digunakan untuk jaringan komputer yang terhubung
secara sederhana sehingga komputer-komputer yang terlibat di dalamnya bisa
berkomunikasi satu sama lainnya.
b. Topologi Ring
Topologi ring merupakan sebuah alternatif yang juga bisa diimplementasikan
pada sebuah jaringan komputer.
c. Topologi Star
Topologi star dirancang untuk mengatasi masalah kepadatan jalur komunikasi.
Metode operasinya mirip dengan metode operasi topologi bus. Pada bagian
pusat dari topologi ini terdapat sebuah “Hub/Switch”.









Kegiatan Belajar 19 :
 Pengertian Server dan Sharing data

Pengertian Server

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan layanan tertentu dalam
jaringan. Server didukung dengan komputer yang spesifikasinya lumayan besar, juga
sistem operasinya yang khusus
Beberapa Kategori Jenis Fungsi server antara lain adalah sebagai berikut :
1. Server Application ( Aplikasi Server )
Server aplikasi adalah server yang digunakan untuk menyimpan berbagai
macam aplikasi yang dapat diakses oleh client.
2. Data Server ( Server Data )
Server datasendiri digunakan untuk menyimpan data baik yang digunakan client
Secara langsung maupun data yang diproses oleh server aplikasi.
3. Server Proxy ( Proxy Server )
Server proxy berfungsi untuk mengatur lalu lintas di jaringan melalui pengaturan
proxy.Kegunaan Server memang sangat banyak bukan hanya untuk proxy saja
yang sering kita kenal. Server yaitu gunanya untuk situs internet, ilmu pengetahuan
atau sekedar menyimpan data.
Server dapat menjalankan aplikasi dan mengontrol secara administratif terhadap
sumber daya yang terdapat didalamnya. jadi sobat novtani blog perlu ketahui apa
saja macam sistem operasi yang digunakan server antara lain adalah :
􀁸 CentOS
􀁸 Mac OS X server
􀁸 Windows Server Family
􀁸 CloudLinux
􀁸 Ubuntu Server
􀁸 RedHat
􀁸 Sun Solaris
􀁸 Amiga
􀁸 Debian
Cara Sharing Data dan Printer bertujuan untuk berbagi akses kepada user

lain pada suatu folder yang anda inginkan.

Klik disini untuk melihat resume KB 1,3,5,7,9

Resume Kegiatan Belajar modul jaringan dasar semster 2 KB 1,3,5,7,dan 9

Kegiatan Belajar 1 :
PROTOKOL NETWARE
NETWARE
NetWare berkembang dari konsep yang sangat sederhana: file sharing,
bukan disk berbagi. Pada tahun 1983 ketika pertama versi NetWare
dirancang, semua produk lainnya bersaing didasarkan pada konsep berbagi
langsung menyediakan akses disk. Novell alternatif dari pendekatan telah
divalidasi oleh IBM pada tahun 1984 dan membantu mempromosikan produk
mereka.Dengan Novell NetWare, ruang disk yang dipakai bersama-sama
dalam bentuk NetWare volumes, dibandingkan volume ke DOS
NetWare : Sistem Network Operating System (NOS) dan Protokol Suite
Novell NetWare adalah sebuah Network Operating System (NOS) yang
menyediakan akses file, remote transparan dan berbagai layanan jaringan
terdistribusi, seperti sharing printer, email transfer dan akses databaseNetWare berjalan pada lima lapisan model referensi OSI, berjalan pada media
protokol apapun mulai dari Layer 2. Novell NetWare mendukung permintaan layanan seperti akses file dan akses printer dari server. Arsitektur Client - Server Client juga mendukung akses remote transparan bagi pengguna netware melalui prosedur remote
panggilan
Efisiensi NetWare Core Protocol (NCP)
Kebanyakan protokol jaringan yang digunakan pada saat NetWare
dikembangkan tidak mempercayai jaringan untuk menyampaikan pesan. J
khas membaca file klien akan bekerja seperti ini:
1. Membaca klien mengirimkan permintaan ke server
2. Server mengakui permintaan
3. Klien mengakui sambutan
4. Server akan mengirimkan data yang diminta ke klien
5. Klien mengakui data
6. Server mengakui penghargaan.
Sebaliknya, NCP didasarkan pada gagasan bahwa jaringan bekerja dengan
sempurna sebagian besar waktu, sehingga jawaban untuk permintaan
menjabat sebagai pengakuan.
Xerox Network Services
Xerox Network Services (umum XNS) adalah sebuah protokol suite
promulgated oleh Xerox, yang disediakan routing dan pengiriman paket, serta
fungsi tingkat tinggi seperti streaming yang handal, dan jauh prosedur
panggilan
Ether Talk
EtherTalk merupakan implementasi dari IEEE ( Institute of Electrical dan
Electronics Engineers) 802,3 Ethernet standar untuk komputer Apple
Macintosh. EtherTalk Adapters disediakan oleh Apple termasuk media untuk
Adapters tipis kawat koaksial, twisted-pasangan kabel, dan kabel fiber optik.
Card yang disebut Ethernet NuBus (NB) kartu untuk Macintosh IIS atau kartu
Ethernet LC untuk Macintosh LCS. Eksternal adaptor juga tersedia untuk non-
NuBus sistem. It attaches ke SCSI (Small Computer Sistem Interface) port.
Novell Open Enterprise Server (1.0)
Pada tahun 2003, Novell mengumumkan produk pengganti untuk NetWare:
Open Enterprise Server (OES). OES pada dasarnya adalah seperangkat aplikasi (eDirectory, layanan NetWare Core Protokol, iPrint, dll) yang dapat berjalan baik di atas Linux atau platform kernel NetWare. implementasi kumpulan layanan OES dapat bermigrasi dari Linux ke Netware dan sebaliknya, membuat Novell salah satu dari beberapa vendor yang menawarkan solusi multi-platform clustering
OES Versi 2,0
OES Versi 2,0 Dirilis pada tanggal 8 Oktober 2007. NetWare 6,5 SP7,
SLES10 (versi baru berbasis Linux). sebagai pendatang baru yang
mendukung dan berjalan di dalam virtualized Xen hypervisor.
Fitur-fitur baru mendukung :
1. 64bit dukungan
2. Virtualisasi
3. Dynamic Storage Technology, (memberikan Volumes Shadow)
4. Layanan domain untuk Windows (tersedia dalam 2 paket layanan OES
Kegiatan Belajar 3 :
Sejarah TCP / IP
Sejarah TCP/IP
Sejarah TCP/IP dimulainya dari lahirnya ARPANET yaitu jaringan paket
switching digital yang didanai oleh DARPA (Defence Advanced Research Projects
Agency) pada tahun 1969.Sementara itu ARPANET terus bertambah besar sehingga
protokol yang digunakan pada waktu itu tidak mampu lagi menampung jumlah node
yang semakin banyak.Oleh karena itu DARPA mendanai pembuatan protokol
komunikasi yang lebih umum, yakni TCP/IP.Ia diadopsi menjadi standard ARPANET
pada tahun 1983
Perkembangan TCP/IP yang diterima luas dan praktis menjadi standar defacto
jaringan komputer berkaitan dengan ciri-ciri yang terdapat pada protokol itu
sendiri yang merupakan keunggulun dari TCP/IP, yaitu :
􀂄 Perkembangan protokol TCP/IP menggunakan standar protokol terbuka
􀂄 Tidak tergantung pada perangkat keras atau sistem operasi jaringa
􀂄 Cara pengalamatan bersifat unik dalam skala global,
􀂄 TCP/IP memiliki fasilitas routing dan jenis-jenis layanan lainnya yang
memungkinkan diterapkan pada internetwork.
Arsitektur dan Protokol Jaringan TCP/IP
ISO (International Standard Organization) telah mengeluarkan suatu standard untuk arsitektur jaringan komputer yang dikenal dengan nama Open System Interconnection ( OSI) Standard
ini terdiri dari 7 lapisan protokol yang menjalankan fungsi komunikasi antara 2
komputer. Dalam TCP/IP hanya terdapat 5 lapisan yaitu :
·      Physical Layer (lapisan fisik)
·      NetworkAccessLayer
·      Internet Layer
·      Transport Layer
·      Application Layer

Pengiriman dan Penerimaan Paket Data
Ketika dua komputer berkomunikasi, terjadi aliran data antara pengirim
dan penerima melalui lapisan-lapisan di atasProtokol menambahkan sejumlah bit pada setiap paket sebagai header yang berisi informasi mengenai urutan segmentasi untuk menjaga integritas data dan bit-bit pariti untuk deteksi dan koreksi kesalahanSetiap lapisan menerima data dari lapisan di atas atau dibawahnya, kemudian memproses data tersebut sesuai fungsi protokol yang dimilikinya dan meneruskannya ke lapisan berikutnya.

Internet Protocol
Internet Protocol (IP) berfungsi menyampaikan paket data ke alamat yang tepat
IP merupakan protokol pada network layer yang bersifat :
􀂃 Connectionless, yakni setiap paket data yang dikirim pada suatu saat akan
melalui rute secara independen
􀂃 Unreliable atau ketidakandalan yakni Protokol IP tidak menjamin datagram yang
dikirim pasti sampai ke tempat tujuan
IP juga didesain untuk dapat melewati berbagai media komunikasi yang
memiliki karakteristik dan kecepatan yang berbeda-beda

Pembagian Kelas IP Address
            IP address digunakan sebagai alamat dalam hubungan antar host di internet
sehingga merupakan sebuah sistem komunikasi yang universal karena merupakanmetode pengalamatan yang telah diterima di seluruh dunia.
Format Penulisan IP Address
IP address terdiri dari bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda titik
setiap 8 bitnya. Tiap 8 bit ini disebut sebagai oktetNotasi IP addressditulis dalam 4 bilangan decimal yang masing-masing dipisahkan oleh 4 buah titik yang lebih dikenal dengan “notasi
desimal bertitik”. Setiap bilangan desimal merupakan nilai dari satu oktet IP address
Pembagian Kelas IP Address
Jumlah IP address yang tersedia secara teoritis adalah 255x255x255x255
atau sekitar 4 milyar lebih yang harus dibagikan ke seluruh pengguna jaringan
internet di seluruh dunia
IP Address dapat dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni bagian network (net ID)
dan bagian host (host ID). Net ID berperan dalam identifikasi suatu network dari
network yang lain, sedangkan host ID berperan untuk identifikasi host dalam suatu
network.IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C, kelas D dan kelas E. Perbedaan tiap kelas adalah pada ukuran dan jumlahnya.
Bit pertama IP address kelas A adalah 0, dengan panjang net ID 8 bit dan
panjang host ID 24 bit
Dua bit IP address kelas B selalu diset 10 sehingga byte pertamanya selalu
bernilai antara 128-191. Network ID adalah 16 bit pertama dan 16 bit sisanya
adalah host ID
Tiga bit pertama IP address kelas C selalu diset 111. Network ID terdiri dari
24 bit dan host ID 8 bit sisanya sehingga dapat terbentuk sekitar 2 juta network
dengan masing-masing network memiliki 256 host
IP address kelas D digunakan untuk keperluan multicasting. 4 bit pertama IP
address kelas D selalu diset 1110 sehingga byte pertamanya berkisar antara 224-
247
IP address kelas E tidak diperuntukkan untuk keperluan umum. 4 bit pertama IP
address kelas ini diset 1111 sehingga byte pertamanya berkisar antara 248-255.
 Aturan Dasar Pemilihan network ID dan host ID
Berikut adalah aturan-aturan dasar dalam menentukan network ID dan host ID
yang digunakan :
􀂃 Network ID tidak boleh sama dengan 127
Network ID 127 secara default digunakan sebagai alamat loopback yakni IP
address yang digunakan oleh suatu komputer untuk menunjuk dirinya sendiri.
􀂃 Network ID dan host ID tidak boleh sama dengan 255
Network ID atau host ID 255 akan diartikan sebagai alamat broadcast. ID ini
merupakan alamat yang mewakili seluruh jaringan.
􀂃 Network ID dan host ID tidak boleh sama dengan 0
IP address dengan host ID 0 diartikan sebagai alamat network. Alamat network
digunakan untuk menunjuk suatu jaringn bukan suatu host.
􀂃 Host ID harus unik dalam suatu network.
Dalam suatu network tidak boleh ada dua host yang memiliki host ID yang sama.

Subnetting
Esensi dari subnetting adalah “memindahkan” garis pemisah antara bagian network dan bagian host dari suatu IP Address. Subnetting juga dilakukan untuk mengatasi perbedaan hardware dan media fisik. Suatu subnet didefinisikan dengan mengimplementasikan masking bit (subnet
mask ) kepada IP Address. Struktur subnet mask sama dengan struktur IP Address,
yakni terdiri dari 32 bit yang dibagi atas 4 segmen

Desain LAN
            Desain LAN meliputi kegiatan sebagai berikut:
􀂉 Metode Perencanaan LAN
􀂉 Pengalokasian IP Address

Kegiatan Belajar 5 :
Jaringan Peer-to-peer (P2P)

Peer-to-peer (P2P)
Peer-to-peer (P2P) komputer atau jaringan adalah arsitektur aplikasi terdistribusi yang partisi tugas atau beban kerja antara rekan-rekanPeer membuat sebagian dari sumber daya mereka, seperti kekuatan pemrosesan, penyimpanan disk atau bandwidth jaringan, langsung tersedia untuk peserta jaringan lain, tanpa memerlukan koordinasi pemerintah pusat dengan server
atau host yang stabil
Arsitektur sistem P2P
Peer-to-peer sering menerapkan sistem jaringan overlay abstrak, dibangun di
Application Layer, di atas topologi jaringan asli atau fisik. Lapisan tersebut digunakan
untuk penemuan pengindeksan dan peer dan membuat sistem P2P independen dari
topologi jaringan fisik. jaringan P2P biasanya digunakan untuk menghubungkan node melalui koneksi ad
hoc yang sebagian besar Data, termasuk format digital seperti file audio, dan data
real time seperti lalu lintas telepon,. dilewatkan menggunakan teknologi P2P. Sebuah jaringan P2P murni tidak memiliki gagasan tentang klien atau server tetapi
node peer hanya sebesar yang secara simultan berfungsi sebagai kedua "klien" dan
"server" ke node lain pada jaringan.
Keuntungan dan kelemahan
Dalam jaringan P2P, klien menyediakan sumber daya, yang mungkin termasuk bandwidth, ruang penyimpanan, dan daya komputasiSifat terdistribusi jaringan P2P juga meningkatkan ketahanan, Dan-dalam sistem P2P murni-dengan memungkinkan rekan-rekan untuk mencari data tanpa bergantung pada server indeks terpusat
P2P file-sharing sering terdiri dari penggunaan bandwidth yang relatif berat karena transfer file berlangsung dan kawanan / koordinasi jaringan paket. Sebagai reaksi terhadap bandwidth throttling ini beberapa aplikasi P2P mulai kebingungan menerapkan protokol, seperti enkripsi
protokol BitTorrent

Kegiatan Belajar 7 :
Protokol Pengalamatan IP.V4

Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengizinkan
terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik
computer
            Dalam jaringan komputer pengalamatan IP merupakan hal yang sangat
Penting. Dengan adanya IP addressmaka dapat diketahui sumber ataupun tujuan dari pengiriman paket. Ipv4 menggunakan notasi biner yang memiliki panjang 32 bit.
Bila
direpresentasikan dengan notasi desimal, pembagian kelas ini dapat dilihat dari
byte/oktet pertama seperti berikut
Kelas IP
Byte pertama

A
0 – 127
B
128 – 191
C
192 – 223
D
224 – 247
E
248 – 255
Dalam penerapannya, alamat internet ini diklasifikasikan ke
dalam kelas (A-E).Alasan klasifikasi ini antara lain :
Memudahkan sistem pengelolaan dan pengaturan alamat-alamat.
Memanfaatkan jumlah alamat yang ada secara optimum (tidak ada alamat
yang terlewat).
Memudahkan pengorganisasian jaringan di seluruh dunia dengan
membedakan jaringan tersebut termasuk kategori besar, menengah,atau
kecil.
Membedakan antara alamat untuk jaringan dan alamat untuk host/router





Kegiatan Belajar 9 :
 Subneting Classful

SUBNETTING CLASSFUL CLASSLESS
Subnetting adalah proses memecah suatu IP jaringan ke sub jaringan yang lebih
kecil yang disebut "subnet." Setiap subnet deskripsi non-fisik (atau ID) untuk jaringansub
fisik (biasanya jaringan beralih dari host yang mengandung satu router -router
dalam jaringan multi). Subnet dibuat untuk membatasi ruang lingkup lalu lintas siaran,
untuk menerapkan keamanan jaringan tindakan, untuk memisahkan segmen
jaringan berdasarkan fungsi, dan / atau untuk membantu dalam menyelesaikan
masalah kemacetan jaringan.

VLSM (Variable Length Subnet Mask)
=> Mengefisienkan alokasi IP blok subnet dalam network
Classless Inter-Domain Routing (CIDR) adalah suatu metodologi pengalokasian
alamat IP dan routing paket Internet Protoco

VLSM ( Variable Length Subnet Masking )
Vlsm adalah pengembangan mekanisme subneting, dimana dalam vlsm dilakukan
peningkatan dari kelemahan subneting klasik, yang mana dalam clasik subneting,
subnet zeroes, dan subnet- ones tidak bisa digunakan. selain itu, dalam subnet
classic, lokasi nomor IP tidak efisien.Jika proses subnetting yang menghasilkan
beberapa subjaringan dengan jumlah host yang sama telah dilakukan, maka ada
kemungkinan di dalam segmen-segmen jaringan tersebut memiliki alamat-alamat
yang tidak digunakan atau membutuhkan lebih banyak alamat. Karena itulah, dalam
kasus ini proses subnetting harus dilakukan berdasarkan segmen jaringan yang
dibutuhkan oleh jumlah host terbanyak. Untuk memaksimalkan penggunaan ruangan
alamat yang tetap, subnetting pun diaplikasikan secara rekursif untuk membentuk
beberapa subjaringan dengan ukuran bervariasi, yang diturunkan dari network
identifier yang sama. Teknik subnetting seperti ini disebut juga variable-length
subnetting. Subjaringan-subjaringan yang dibuat dengan teknik ini menggunakan subnet mask yang disebut sebagai Variable-length Subnet Mask (VLSM).Karena semua subnet diturunkan dari network identifier yang sama, jika subnetsubnet tersebut berurutan (kontigu subnet yang berada dalam network identifier yang sama yang dapat saling berhubungan satu sama lainnya), rute yang ditujukan ke subnet-subnet tersebut dapat diringkas dengan menyingkat network identifier yang asli.

CIDR (Classless Inter-Domain Routing)
merupakan sebuah cara alternatif untuk mengklasifikasikan alamat-alamat IP
berbeda dengan sistem klasifikasi ke dalam kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan
kelas E. Disebut juga sebagai supernetting. CIDR merupakan mekanisme routing
yang lebih efisien dibandingkan dengan cara yang asli, yakni dengan membagi
alamat IP jaringan ke dalam kelas-kelas A, B, dan C. Masalah yang terjadi pada
sistem yang lama adalah bahwa sistem tersebut meninggalkan banyak sekali alamat
IP yang tidak digunakan. Sebagai contoh, alamat IP kelas A secara teoritis
mendukung hingga 16 juta host komputer yang dapat terhubung, sebuah jumlah yang
sangat besar. Dalam kenyataannya, para pengguna alamat IP kelas A ini jarang yang
memiliki jumlah host sebanyak itu, sehingga menyisakan banyak sekali ruangan
kosong di dalam ruang alamat IP yang telah disediakan. CIDR dikembangkan
sebagai sebuah cara untuk menggunakan alamat-alamat IP yang tidak terpakai
tersebut untuk digunakan di mana saja. Dengan cara yang sama, kelas C yang
secara teoritis hanya mendukung 254 alamat tiap jaringan, dapat menggunakan

hingga 32766 alamat IP, yang seharusnya hanya tersedia untuk alamat IP kelas B.

klik disini untuk melihat resume KB 11,13,15,17,19